Sunday, September 05, 2010

Artikel

Menyiapkan KEJAYAAN DAKWAH KAMPUS 2012

Katakanlah, “Inilah jalanku, aku mengajak kalian kepada Allah dengan bashiroh, aku dan pengikut-pengikutku – mahasuci Allah, dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik”.Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi Cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah karenamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya…

Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu

Jika engkau cinta maka dakwah adalah faham
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatis dan bangga dengannya
Seperti Mughirah bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra
Jika engkau cinta maka dakwah adalah ikhlas
Menghiasi hati, memotivasi jiwa untuk berkarya
Seperti Kata Abul Anbiya, “Sesungguhnya sholatku ibadahku, hidupku dan matiku semata bagi Rabb semesta”
Berikan hatimu untuk Dia, katakan “Allahu ghayatuna”

Jika engkau cinta maka dakwah adalah amal
membangun kejayaan ummat kapan saja dimana saja berada
yang bernilai adalah kerja bukan semata ilmu apalagi lamunan
Sasarannya adalah perbaikan dan perubahan, al ishlah wa taghyir
Dari diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara
Bangun aktifitas secara tertib tuk mencapai kejayaan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah jihad
Sungguh-sungguh di medan perjuangan melawan kebatilan
Tinggikan kalimat Allah rendahkan ocehan syaitan durjana
Kerjakeras tak kenal lelah adalah rumusnya,
Tinggalkan kemalasan, lamban, dan berpangkutangan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah taat
Kepada Allah dan Rasul, Alqur-an dan Sunnahnya
serta orang-orang bertaqwa yang tertata
Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tadhhiyah,
Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pantang meminta
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tsabat,
Hati dan jiwa yang tegar walau banyak rintangan
Buah dari sabar meniti jalan, teguh dalam barisan
Istiqomah dalam perjuangan dengan kaki tak tergoyahkan
Berjalan lempang jauh dari penyimpangan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tajarrud
Ikhlas di setiap langkah menggapai satu tujuan
Padukan seluruh potensimu libatkan dalam jalan ini,
Engkau da’i sebelum apapun adanya engkau
Dakwah tugas utamamu sedang lainnya hanya selingan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tsiqoh
Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan Junudnya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya…
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah ukhuwwah
Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Lapang dada merupakan syarat terendahnya , itsar bentuk tertingginya
Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da’ie dalam cinta-Nya
berjumpa karena taat kepada-Nya
Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah,
saling berjanji untuk menolong syariat-Nya

nb :

Puisi ini ana dapatkan dari ust Aus Hidayat Nur, semoga puisi ini dapat menjadi penyemangat bagi kita semua untuk senantiasa berada di jalan da’wah ini, dan tetap tegar dalam menghadapi segala aral yang melintang untuk menggapai ridho-Nya,untuk menyambut kejayaan dakwah kampus 2012
serah terima amanah Dani Setiawan (ketua puskomnas periode amanah 2007 - 2010) kepada adi Birohmah UNILA (puskomnas periode amanah 2010 - 2012)
 

sebuah seruan

Keluarlah wahai saudaraku…dari ni’mat kesendirianmu, satukanlah hati-hati yang sedang berserakan itu, kumpulkanlah semua energy yang tersisa dan berdirlah di ujung jalan itu karena sebentar lagi sejarah akan lewat untuk mencari actor baru sebuah drama kejayaan Walau aral lintang menghampar.. jangan biarkan kisahmu terdampar


in tansurullah yansurkum wa yutsabbit aqdâmakum

(QS Muhammad ayat 7)

 

ROAD TO FSLDKN XV, BERSATU MENUJU INDONESIA MADANI

 

open your heart, open your mind, Alhamdulillahirabbil alamiin ,menunggu sebuah perjumpaan di bumi Alloh, Ambon, jangan biarkan kalian menjadi yg tertinggal, bergabunglah dan buat sejarah baru

 

-see the exexutive summary-

   

FSLDKN XV 1 – 5 Juli 2010, Ambon “Sinergisitas Kebhinekaan dalam Multikulturalisme, Mewujudkan Indonesia Madani”

Indonesia, sebuah negara bergelar zamrud khatulistiwa dengan segala kekayaan alamnya serta kondisi geografis yang berbeda-beda di sepanjang wilayahnya menjadi tanah air bagi berbagai penduduk yang memiliki karakeristik dan budaya yang demikian unik dan mempesona. Beraneka ragam suku bangsa, etnis, agama, bahasa dan budaya yang berbeda tidak lantas menjadikan negara ini terpecah belah, namun semakin memperkuat jati diri bangsa yang beradab dalam tatanan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang sudah menghujam kuat dalam diri setiap penduduknya, menjadikan bangsa ini bangsa yang kuat, mengantarkannya menjadi bagian penting dari masyarakat dunia.

   

"Aku Bukan Siapa-siapa? "

Assalamu'alaikum wr.wb.

Berikut ini kisah ane yg berjudul "Aku Bukan Siapa-siapa? "
(Dipersembahkan untuk acara FSLDKN XV di Ambon pada bulan Juli 2010)

Akhirnya kabar itu datang melalui surat kabar (2001), kabar diterimanya diriku di salah satu kampus negeri, sujud syukur kupanjatkan kepada Illahi Rabbi. Tiba saatnya memasuki dunia kampus, berbeda rasanya sewaktu duduk di bangku sekolah, ospek di kampus begitu dahsyat luar biasa, terlebih lagi aku berada di Fakultas Teknik. Fakultas yang terdengar keras dengan ospeknya, meski begitu tetap kuikuti.

Dua tahun kulalui kuliah di kampus (2003), lalu aku diajak mengurusi perpustakaan jurusan dan diminta menjadi ketua perpustakaan, padahal belum punya pengalaman mengurusi perpustakaan. Baru saja mengurusi perpustakaan, aku diajak teman mengurusi musholla mahasiswa jurusan, aku diminta menjadi sekretaris, lagi-lagi "Aku Bukan Siapa-siapa? ", mana ngerti aku mengurusi surat-menyurat, apalagi diminta mengisi kultum ba'da sholat, padahal siapa diriku ?, sewaktu sekolah dulu, tidak pernah menjadi pengurus rohis. Namun kulalui hari demi hari sebagai mahasiswa dan ka.perpus serta pengurus musholla.

Setahun berlalu (2004), selesai sudah menjadi ka.perpus dan sekretaris musholla mahasiswa jurusan. Selanjutnya, aku menjadi pengurus FSI (Forum Studi Islam) di tingkat Fakultas dengan niat membantu temanku yang menjadi Sekretaris Jenderal atau Wakil Ketua FSI, aku diminta menjadi ketua biro kesekretariatan (kestari), namun setelah satu semester berlalu, temanku itu cuti kuliah dan berhenti dari kepengurusan FSI periode kali ini. Akhirnya, para BPH (Badan Pengurus Harian) mengadakan rapat mencari pengganti Sek.Jend (Sekretaris Jenderal), sang Ketua Umum pun lebih memilih ane menjadi Sek.Jend., entah mengapa?, akhirnya ane menjadi Sek.Jend.FSI periode kali ini. Ada yang terlupa nih, baru sebulan menjadi pengurus FSI, Ketua BEM FT terpilih memintaku menjadi pengurus BEM FT, ya kuterima permintaan itu, aku memilih menjadi staff biro entrepreneurship, selama menjadi pengurus BEM FT, aku dan rekan-rekan satu biro mengurusi Warung Teknik Ceria (WTC), warung dengan satu etalase.

Setahun kemudian (2005), selesai menjadi pengurus FSI dan BEM FT, seorang senior memintaku ikut mentoring kembali yang setahun atau dua tahun tidak kujalani karena sang mentor sudah lulus kuliah dan pulang ke kampung halaman. Tidak lama, adik kelas mengajakku ke suatu tempat di luar kampus, namun masih dekat kampus dan saat itu aku dibai'at menjadi ADK (Aktivis Dakwah Kampus) dengan hak dan kewajiban tentunya. Menjadi ADK ini sebelum menjadi pengurus LDK (Lembaga Dakwah Kampus), kuisi oprek (open rekruitmen) di mading (majalah dinding) di musholla fakultas, kuisi oprek itu di Departemen Ekonomi Islam atau sejenisnya, namun sang Sek.Jend.LDK meminta aku / ane membantu tugas-tugasnya dengan menjadi Sekretaris 2, ya ane terima ajakan itu, meskipun berat (menurut mentor ane, sekretaris 2 itu bertugas ke luar) dan memang benar tugas ane membantu bidang / departemen2 eksternal seperti dept.hublu, dept. media, dept.kastrat dan jubir FSLDK yaitu akh Iman (pengurus LDK periode sebelumnya). Nah, selama menemani akh Iman ini, ane mengikuti rapat / syuro di kampus-kampus dan juga syuro via internet atau syuting (syuro chatting). Tidak lama kemudian pada saat FSLDK daerah JADEBEK (Jakarta, Depok, dan Bekasi) yang berlangsung di kampus UP (Univ.Pancasila) , LDK kami mengutus akh Faisar (Sek.Jend) dan rekan-rekan lainnya, lalu LDK kami terpilih menjadi PUSKOMDA (Pusat Komunikasi Daerah) dengan Koordinator PUSKOMDA yaitu akh Faisar. Tidak hanya di tingkat daerah LDK kami mengemban amanah, di tingkat nasional pun kami mengemban amanah, tepatnya pada pertemuan FSLDKN XIII di Kalimantan, sang Ketua Umum (akh Untung) yang berangkat ke sana seorang diri karena masalah biaya / dana yang sedikit. LDK kami diamahkan menjadi BP Puskomnas (Badan Pekerja Pusat Komunikasi Nasional) untuk daerah JADEBEK dan Banten serta SC acara untuk pertemuan nasional berikutnya di Lampung.

Berhubungan dengan amanah-amanah yang kami emban, ane dan akh Iman mengusulkan agar dibentuk tim yang fokus mengurusi FSLDK di tingkat daerah dan di tingkat nasional. Akhirnya dibentuk 2 tim, tim daerah yang diketuai oleh akh Faisar, termasuk ane didalamnya, dan tim nasional yang diketuai oleh akh Widi (Ka.Bid.Eksternal) .

Pada bulan November 2005, Mukernas I FSLDK tingkat nasional diadakan di kota Yogyakarta, LDK kami mengutus akh Iman dan rekan-rekan lainnya. Ba'da mukernas akh Iman selesai masa tugasnya menjadi Jubir FSLDK.

Pada bulan Desember 2005, pengalaman LDK kami periode kali ini (2005/2006) mengomandoi aksi Palestina se-Jakarta, Depok, Bekasi dan Banten. LDK kami mengadakan syuro di Depok dan di Jakarta untuk mempersiapkan aksi ini bersama rekan-rekan LDK-LDK lainnya (kampus-kampus) , ane bertugas sebagai humas antar LDK menghubungi LDK-LDK untuk ikut dalam aksi ini baik tatap muka maupun via internet. Syuro terakhir diadakan di kampus kami, hanya ikhwan saja hingga mabit, dan diisi taujih oleh Ust.Anton, salah seorang DPO LDK (Dewan Penasehat Organisasi LDK). Akhirnya, aksi pun berlangsung dengan baik, alhamdulillah, dan jumlah massa sekitar 7.000 mahasiswa muslim yang hadir dari kampus-kampus Jakarta, Depok, Bekasi, dan Banten.

Di sini ane ingin menegaskan (tanpa bermaksud sombong) bahwa ane yang baru menjadi ADK, mendapat tugas yang sangat berat yaitu sebagai Sekretaris atau Wakil Koordinator PUSKOMDA FSLDK JADEBEK, sungguh pengalaman yang luar biasa, apalagi dalam aksi tersebut ane sebagai humas antar LDK, kalau bukan bantuan Allah SWT, mana mungkin ane dapat menjalankan amanah ini.

Dalam aksi-aksi selanjutnya seperti aksi RUU APP, sang Jenderal Lapangan tidak bisa secara teknis mempersiapkan aksi, ane mewakili beliau mempersiapkan persiapan-persiapan teknis, namun ane juga tidak sendiri, ane bersama rekan-rekan tim FSLDK seperti akh Didik dan yang lainnya, bahkan sampai mengurus ke pihak kepolisian. Begitu pula dengan acara FSLDK beserta laporan-laporannya. Mudah-mudahan tidak bermaksud sombong (sekali lagi) dan mudah-mudah tidak bermaksud menyinggung rekan-rekan seperjuangan.

Ane cukupkan sampai di sini, sebenarnya masih banyak kisah seru dan haru, seperti saat FSLDK Da di kampus Univ.Budi Luhur, saat-saat PUSKOMDAY'S di Padang, saat-saat ke gedung MPR/DPR, saat-saat ke Mampang, dan yang lainnya.

Semoga Allah meridho'i setiap perjuangan kita di FSLDK....... ......... .....

......

Teruslah berjuang
walaupun kau seorang diri
berjuanglah demi Allah
berjuanglah demi Rasulullah

Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar !!!!!!!!!!!! !!!!!!!!! !!

Wassalam

http://denysut. co.cc/1_17_ Note.html

   

Semoga Allah Melindungi Kita dari Akhir Yang Buruk

Jika dosa itu lebih ringan dari inipun
Aku tetap takut dengan akhir yang buruk
Mati dalam kondisi masih bermaksiat
[Sofyan ats tsauri RA]

maksiat...
“Janganlah engkau melihat kecil kesalahan, tapi lihatlah siapa engkau membangkang"

selesai sudah bergilirnya 36 purnama
rasa yang dirasa dan tak dirasa
perubahan dan pergerakan menggilir jeruji dan roda
Sejak bulan sabit, lalu sedikit demi sedikit menjadi purnama
Lalu perlahan menghilang dan berganti ke fase bulan berikutnya
12 kali purnama selama 3 tahun lamanya
sampai pergantian tahun pun menjadi purnama
Bulan berputar, hari bergulir, tahun berganti seperti peluru yang melesat dari pelatuknya
Dan kalimat-kalimat ini semestinya akan berlanjut
Jabatan dan kedudukan berpindah
Kekuatan melemah, semangat menyurut, dan janji Allah nyata terasa

Banyak yang hadir dan silih berganti dala kehidupan kita. Banyak dari kita yang lalai. Tamak membangun egoisme di dunia, dan melupakan keabadian di akhirat. Mari beristighfar untuk diri kita sendiri, dan betapa sedikitnya kita ambil sari dari begitu cepatnya perjalanan kita. Mengeja rangkaian memori yang telah berlalu, seperti duri yang mencegah kita untuk terus menapak.

Tanyalah pada mereka yang telah lanjut usia, bagaimana mereka melewati masa-masa kita. Bukan karena panjangnya usia, tetapi bagaimana amal kebaikan itu dilakukan. Di jenak pemberhentian menjelang ruhmu tak terjaga, coba renungkan jika kita brakhir dengan kondisi yang buruk, tak lain karena pemahaman yang keliru, akrab dengan dosa berbilang, yang merusak hati dan menjauhkan dari dari amal kebaikan, dan parahnya, lupa dengan janji Allah, bahwa kondisi kita ketika mati hanya ada 2, husnul atau su'ul khatimah [tak ada yang di tengah2]

Mungkin bisa saya gambarkan betapa menyedihkannya kondisi su'ul khotimah itu
1. suasana ketakutan yang luar biasa dan kebingungan
2. kecintaan pada dunia dan jabatan, hingga tiada lagi tempat untuk Allah di hatinya

FS NAS XV, tinggal 1 kali purnama
mari berjuang untuk pertemuan kita di syurga
karena berkorban itu sungguhlah terasa nikmat
Dan engkau pun harus tahu...
jika kau rasa dunia mu menghimpit dan sempit
itu karena jiwa kitalah yang sempit
maka lapangkanlah dengan membabat alas kedengkian
ar-rahah lir rojuli ghaflah
laa rohata lil mu'min illaa fil jannah


Hermin Sulistyorini

Pengurus Puskomnas Komisi A

   

Page 1 of 2

Polling

Apakah rokok perlu diharamkan?


Head Line

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday447
mod_vvisit_counterYesterday501
mod_vvisit_counterThis week447
mod_vvisit_counterLast week4030
mod_vvisit_counterThis month3108
mod_vvisit_counterLast month18720
mod_vvisit_counterAll days112081

Who's Online

We have 5 guests online